Langsung ke konten utama

Postingan

Kuliah Lagi?

Jumat tanggal 15 Desember kemarin, merupakan satu dari sekian hari paling melegakan dan membahagiakan dalam hidupku. Kenapa? Tanggal 15 desember tersebut merupakan tanggal pengumuman penerimaan SMUP S2! Awalnya sih ga kepikiran sama sekali untuk melanjutkan kuliah lagi. Setelah sidang skripsi awal agustus dan wisuda November kemarin, emang belum kepikiran sih akan ngapain selanjutnya. Pengennya kerja dulu tapi orang tua bilang coba untuk lihat-lihat penerimaan S2 di UNPAD atau di kampus lain. Yaudah aku mikirnya mumpung orang tua mau dan mampu untuk membiayai aku untuk kuliah lagi, kenapa nggak?
Ada perasaan cukup menyesal kenapa aku baru buka website dan mengurus pendaftaran & persyaratan cukup mepet waktunya padahal aku sudah diperingatkan untuk mengecek website jauh sebelum pendaftaran dibuka. Hingga aku keteteran untuk mengikuti tes TKA dan TKBI. Untung saja untuk tes TKBI aku bisa meng-konversi sertifikat TOEFL yang aku ikuti untuk persyaratan sidang akhir, jadi aku tidak perl…
Postingan terbaru

Here We Go.. PANTAI!

Sebenarnya, wacana pergi ke pantai sudah terlintas dari berbulan-bulan atau bahkan dari setahun lebih yang lalu. Tapi hanya menjadi wacana karena mager lah susun rencana ke pantainya, kurang orang dan yang paling penting adalah PANTAINYA JAUH. Perlu setidaknya 4 jam untuk sampai ke pantai terdekat dari Bandung yaitu pantai Santolo di Garut. Sebenarnya, ada banyak pantai yang tidak terlalu jauh dari Bandung. Contohnya saja pantai Ujung Genteng (Sukabumi), Rancabuaya (Garut), Pantai Kepulauan Seribu (Jakarta), dan Pantai Pangandaran (Ciamis).
Awal tahun 2016, aku menjalani KKN selama 1 bulan di desa Jatiraga, Majalengka yang jauh dari keramaian dan hampir mendekati perbatasan Majalengka – Indramayu (bakal diceritai post selanjutnya). Sebulan dengan keadaan yang menurutku lumayan membuatku jenuh dan bosan, akupun ingin refreshing dan karena kuliah belum dimulai, aku mengajak Febri untuk pergi ke pantai dan pilihan jatuh ke Pantai Pangandaran. Karena rasanya tidak mungkin kalau yang pergi …

1 April dan Bukan Tentang April Fools Day.

Aku, merupakan tipe orang yang apabila orang lain berbuat salah, mudah untuk segera memaafkannya. Tapi, akan menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk lupa pada penyebab kata maaf tersebut terlontar. Dan tentang dibuat kecewa. Aku yakin, bukan Cuma aku saja yang bila dibuat kecewa satu kali, akan sangat sulit untuk kembali memercayai orang tersebut. tapi kali ini berbeda.
Entah sudah berapa kali aku dibuat kecewa olehnya 2 tahun terakhir ini. Semua berawal dari 1 tahun yang lalu. I found out something that makes me angry. Bahkan waktu itu sedang berada di tempat makan yang ramai. Tidak ada yang bisa aku lakukan kecuali menatapnya dengan tatapan marah. Aku sangat ingin pergi saja dan meninggalkannya sendiri di tempat makan itu. Tapi apa daya, keinginanku kalah dengan cengkramannya di pergelangan tanganku. Terpaksa aku kembali duduk dan mendengarkan penjelasannya. Untuk pertama kalinya aku dibuat kecewa olehnya. But everyone got the second chance, right. Aku beri dia kesempatan kedua. Den…

24 Oktober 3 Tahun Terakhir

Halo halo. 20 oktober 2015 ini merupakan ulang tahun ke 3 aku di tanah rantau Jatinangor ini. Mulai dari jaman maba tahun 2013, sampai sekarang udah jadi mahasiswa menuju tahun ke 3. Udah memasuki usia ditanya “kapan lulus”. Masih mau menikmati jadi anak kuliahan haha..gak deng. Belum siap kaks mau ngambil matkul pengutamaan. Sks juga belum cukup karena harus ngambil matkul2 yang gak aku ambil waktu SAT karena pulang ke Jambi. Jd mau rampungin matkul-matkul dulu sebelum ambil matkul pengutamaan.

Ulang tahun pertama. 24 Oktober 2013.
Ulang tahun waktu ini bener-bener ga mikir akan dapat little surprise dari temen-temen. Karena waktu itu lagi hecticnya UTS dan pacar juga jauh di Jogja. Malam itu, kayak biasa.. main di kamar Alvi. Makan, belajar, ngobrol, gossip. Sampe waktu udah mau jam 12, Zahra tiba2 ke kamarnya dan aku sama sekali gak curiga kalo dia ke kamarnya in purpose. Terus tiba-tiba Zahra masuk ke kamar dan bawa kue! Ku terharu :”) lalu kami tiup lilin, potong kue, makan kue dan…

good friends stay forever

Aku punya teman. Seorang perempuan, sama sepertiku. Sudah cukup lama aku mengenalnya tapi menjadi akrab dengannya, barulah sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu. Dia teman sekelasku saat SMA. Kita menjadi teman sekelas dari kelas 1. Dia adalah perempuan yang tidak terlalu menyukai girly stuffs seperti yang banyak perempuan senangi. Dia rajin. Beberapa kali dulu, dia tidak mengikuti remedial mata pelajaran yang hampir satu kelas harus ikut remedial karena nilai di bawah rata-rata. Dia rapi walau kadang dia membiarkannya tak tertata. Aku senang memerhatikan isi tempat pensil, isi tas saat dia mengambil buku dan penampilannya. Buku-bukunya tersampul rapi dengan sampul coklat dan dilapis lagi dengan sampul plastik. Dia punya imajinasi yang luas. Bacaannya tidak sama sepertiku. Disaat aku hanya membaca sekedar novel remaja yang mudah tertebak jalan dan akhir ceritanya, dia membaca banyak novel fantasi yang mempunyai halaman tak kurang dari 500. Dia tekun. Aku ingat sekali dulu, semenjak dia men…

Bersyukur

Pernah gak sih kalian ngerasin kalian sedang terjebak atau simpelnya, berada di situasi yang ‘salah’ dan tidak kalian inginkan atau tidak pernah terpikirkan sebelumnya? 

Kuliah memang ga semudah bagaimana yang ditampilkan di FTV. Ga bakal ada tiba2 jatuh di koridor tabrakan sama cowo, buku-buku berserakan lalu saat kita buku diambil satu-persatu, tangan kita gak sengaja bersentuhan dengan tangan lelaki ganteng yang tidak sengaja menabrak kita, terus kenalan, jadian, putus eh balikan lagi. Kuliah ga semudah dateng ke kampus, nongkrong-nongkrong cantik, pulang, liburan terus wisuda. GAK! Gak pernah ada kuliah semudah itu. Tapi kuliah bisa terasa lebih mudah dan menyenangkan. How? Kuliah di tempat yang sesuai minat bakat, punya teman yang nyambung sama kita dan punya wadah untuk menampung hobi dan pikiran. 
Disini aku ga bakal cerita tentang orang lain. Aku hanya bakal cerita tentang diriku sendiri. Dari aku kecil dulu, cita-cita yang terlintas di pikiran cuma satu. Jadi dokter. Belum ada …

a super short trip