Langsung ke konten utama

Resensi (tugas pak Masrul)



Nama : Rizka Chairani
Kelas : XII IPA 4
Resensi B. Indonesia


Judul                          : HIPERTENSI. Pengendalian lewat Vitamin, Gizi, dan Diet
Penulis                        : Leonard Marvyn BSc, PHd, C. Chen, FRSC     
Penerbit                      : Arcan
Kota tempat terbit     : Jakarta
Tahun terbit               : 1987
Tebal halaman           : 114 halaman (termasuk cover)


 
            Buku “HIPERTENSI. Pengendalian lewat Vitamin, Gizi, dan Diet” ini adalah buku pengetahuan  non-fiksi yang membahas tentang penyakit hipertensi yang semakin meningkat akhir-akhir ini. buku ini adalah terjemahan dari buku “High Blood Pressure”. Buku yang merupakan karya Leonard Marvyn BSc, PHd, C. Chen, FRSC ini dibuat untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas apa itu penyakit Hipertensi dan pencegahan atau pengendalian nya.

            Buku ini sejenis buku saku atau buku pegangan karena bentuknya yang tidak terlalu besar dan juga pada covernya terdapat ilustrasi tengkorak yang disertai tulisan ’10.000 Volt’ dan juga tanda listrik bertegangan tinggi yang menandakan kalau orang yang mempunyai penyakit hipertensi mudah naik tekanan darah dan emosinya. Hipertensi atau lebih penyakit darah tinggi tiap tahun jumlahnya semakin meningkat. Bagi banyak orang, tekanan darah tinggi (hipertensi) sudah bukan lagi sekedar keluhan kronis melainkan suatu jalan hidup; jalan hidup yang bergantung pada obat-obatan dan kunjungan teratur ke dokter untuk resep ulang dan check up.

            Dilihat dari segi bahasa, buku ini telah di terjemahkan dengan baik oleh translator nya yaitu F.X. Budiyanto. Bahasa yang sudah diterjemahkan disesuaikan dengan bahasa indonesia yang runtun dan mudah dimengerti dan dipahami. Bahasa yang digunakan juga tidak terlalu berat seperti bahasa atau istilah ilmiah. Pada beberapa pembahasan juga dilengkapi bagan atau tabel untuk memudahkan pembaca memahami maksud penulis.

            Di dalam buku ini di bahas tentang apa itu hipertensi, penyebab, pengendalian dengan vitamin dan gizi juga pengendalian dengan diet. Cara pengendalian juga lengkap dengan anjuran yang teratur sehingga buku ini juga bisa dijadikan pegangan atau bacaan untuk orang yang sedang menderita penyakit hipertensi.

            Seperti halnya buku-buku lain, buku ini pun mempunyai kekurangan dan kelebihan. Kelebihan buku ini adalah buku ini bisa dibaca dan dipahami semua umur. Sehingga siapa saja bisa memperoleh pengetahuan tentang hipertensi. Dan kekurangan nya adalah buku ini terbitan tahun 1987 dan kemungkinan buku yang persis seperti ini sudah tidak di produksi lagi. Jadi mungkin buku ini tidak dapat ditemui lagi di toko buku. Tapi barangkali anda bisa menemukan nya di perpustakaan umum atau pun perpustakaan khusus keshatan (perpustakaan di fakultas kedokteran). Tapi sepertinya buku tentang hipertensi yang lebih lengkap dari buku ini atau yang edisi terbaru dapat dengan mudah ditemui di toko buku.

            Jadi kesimpulan nya buku ini layak dan wajib dibaca untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang hipertensi. Sehingga jumlah penderita dan kematian akibat hipertensi dapat ditekan dan diturunkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuliah Lagi?

Jumat tanggal 15 Desember kemarin, merupakan satu dari sekian hari paling melegakan dan membahagiakan dalam hidupku. Kenapa? Tanggal 15 desember tersebut merupakan tanggal pengumuman penerimaan SMUP S2! Awalnya sih ga kepikiran sama sekali untuk melanjutkan kuliah lagi. Setelah sidang skripsi awal agustus dan wisuda November kemarin, emang belum kepikiran sih akan ngapain selanjutnya. Pengennya kerja dulu tapi orang tua bilang coba untuk lihat-lihat penerimaan S2 di UNPAD atau di kampus lain. Yaudah aku mikirnya mumpung orang tua mau dan mampu untuk membiayai aku untuk kuliah lagi, kenapa nggak?
Ada perasaan cukup menyesal kenapa aku baru buka website dan mengurus pendaftaran & persyaratan cukup mepet waktunya padahal aku sudah diperingatkan untuk mengecek website jauh sebelum pendaftaran dibuka. Hingga aku keteteran untuk mengikuti tes TKA dan TKBI. Untung saja untuk tes TKBI aku bisa meng-konversi sertifikat TOEFL yang aku ikuti untuk persyaratan sidang akhir, jadi aku tidak perl…

my high school buddies and their first destination!

mau coba ngedata dimana aja anak DIE melanjutkan studi mereka. acak soalnya aku gak hapal absen and correct me if im wrong :)

1. ABDUL HASIB WIBISONO = Perminyakan,  Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jogja
2. ADRA UTAMI SALFIERIATY = PPA BCA
3. AGA FIR IKBAR = Teknik Mesin, Universitas Sriwijaya
4. AMRINA ROSADA = AKPER GAPU, Jambi
5. ANNIDA RANI CHAIRUNNISAH = Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Jambi
6. APRILISA ISWAHYUNI = Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahma
7. BUCHDIYAN = BINUS, tapi kemarin terakhir dengar bucek diterima di ITS. (gatau fakultas apa _--_)
8. CHESSY NABILA =  Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Jambi
9. FADHLAN MAULANA = Psikologi, Universitas Jambi
10. FADHOL YUDHAGAMA = Teknik Sipil, Universitas Islam Indonesia, Jogja
11. ELENA PUTRI = Pendidikan Kimia, Universitas Jambi
12. DWI RIFANDI = Pertambangan, Universitas Sriwijaya
13. INDAH MEDIANTI = Desain Interior, ITENAS
14. M. AGUNG PRASETYO = Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya
15. LISA TRI AYU…

Akhirnya Sampai di The Lodge Maribaya.

Haai! Jadi, kemarin (selasa, 6 desember 2016) Febri tiba-tiba ngeline nanyain aku beres kuliah jam berapa. Karena kemarin aku cuma 2 kelas dan selesai sekitar jam 11, dia tiba-tiba aja bilang “kelar kau kelas, jalan aja yuk. Bosen nih.” Hmm hehee Rizka sih ngikut2 aja kan ya, Feb. yaudah.. kelar kelas, ketemuan di ATM center, terus ke kosan aku bentar ngambil monopod kamera dia. Di jalan menuju kosan, Febri bilang “aku mau nunjukin sesuatu. Yang sangat berguna buat kau. Tapi nanti bae, habis ambil monopod.” Yaudah kan rasa penasarannya ditahan dulu. Begitu aku turun lagi sesudah ngambil monopod, di teras kosan dia bilang lagi “liat sana dulu, aku keluarin sesuatu yang sangat berguna untuk kau.” Begitu aku balik badan lagi, dan ternyata yang dia pegang adalah……. Tas untuk kamera dia. YA. Sangat berguna buat aku, Feb :) sebel kan ya ternyata dia diem-diem belanja  online tas kamera itu :/ WKWKWK
Sekitar jam 12, begitu selesai beres-beres isi TAS kamera BARU, kami pergi ke Bandung. Ya se…