Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

24 Oktober 3 Tahun Terakhir

Halo halo. 20 oktober 2015 ini merupakan ulang tahun ke 3 aku di tanah rantau Jatinangor ini. Mulai dari jaman maba tahun 2013, sampai sekarang udah jadi mahasiswa menuju tahun ke 3. Udah memasuki usia ditanya “kapan lulus”. Masih mau menikmati jadi anak kuliahan haha..gak deng. Belum siap kaks mau ngambil matkul pengutamaan. Sks juga belum cukup karena harus ngambil matkul2 yang gak aku ambil waktu SAT karena pulang ke Jambi. Jd mau rampungin matkul-matkul dulu sebelum ambil matkul pengutamaan.

Ulang tahun pertama. 24 Oktober 2013.
Ulang tahun waktu ini bener-bener ga mikir akan dapat little surprise dari temen-temen. Karena waktu itu lagi hecticnya UTS dan pacar juga jauh di Jogja. Malam itu, kayak biasa.. main di kamar Alvi. Makan, belajar, ngobrol, gossip. Sampe waktu udah mau jam 12, Zahra tiba2 ke kamarnya dan aku sama sekali gak curiga kalo dia ke kamarnya in purpose. Terus tiba-tiba Zahra masuk ke kamar dan bawa kue! Ku terharu :”) lalu kami tiup lilin, potong kue, makan kue dan…

Resmi Jadi Anggota!

Literature Optical Cinema adalah satu-satunya komunitas yang aku ikuti di fakultas. LOC adalah komunitas yang menaungi orang-orang yang memiliki ketertarikan menonton dan membuat film pendek. Aku bergabung di komunitas ini saat semester 3. Setelah mendaftar, kami diberikan materi tentang pembuatan film mulai dari synopsis, script, crew dan alat-alat yang digunakan untuk pembuatan film. Setelah semua materi diberikan, kami dibagi 3 kelompok dan diberikan tugas untuk membuat 1 film pendek. Kamipun mendiskusikan crew dan jobdesc masing-masing orang. Kami diberikan waktu sekitar 1 bulan lebih untuk pra-produksi, eksekusi dan editing. Saat pembuatan film, banyak sekali hal yang terjadi. Debat, perselisihan dan eksekusi yang sangat melelahkan fisik dan pikiran. Setelah pembuatan film selesai, kamipun merencanakan tanggal untuk pelantikan anggota baru. Setelah berembuk dan diputuskanlah kami akan melaksanakan dan mengikuti pelantikan pada bulan maret 2015 di Batukuda, kawasan Gunung Manglaya…

good friends stay forever

Aku punya teman. Seorang perempuan, sama sepertiku. Sudah cukup lama aku mengenalnya tapi menjadi akrab dengannya, barulah sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu. Dia teman sekelasku saat SMA. Kita menjadi teman sekelas dari kelas 1. Dia adalah perempuan yang tidak terlalu menyukai girly stuffs seperti yang banyak perempuan senangi. Dia rajin. Beberapa kali dulu, dia tidak mengikuti remedial mata pelajaran yang hampir satu kelas harus ikut remedial karena nilai di bawah rata-rata. Dia rapi walau kadang dia membiarkannya tak tertata. Aku senang memerhatikan isi tempat pensil, isi tas saat dia mengambil buku dan penampilannya. Buku-bukunya tersampul rapi dengan sampul coklat dan dilapis lagi dengan sampul plastik. Dia punya imajinasi yang luas. Bacaannya tidak sama sepertiku. Disaat aku hanya membaca sekedar novel remaja yang mudah tertebak jalan dan akhir ceritanya, dia membaca banyak novel fantasi yang mempunyai halaman tak kurang dari 500. Dia tekun. Aku ingat sekali dulu, semenjak dia men…

whtevr

mau dia temen sekelas kamu dari TK sampe SMA, adek kelas yg udah akrab sama kamu dari SMA, bahkan sahabat sejati kamu dari SMP sekalipun.. girl is a girl, baby ;)

Bersyukur

Pernah gak sih kalian ngerasin kalian sedang terjebak atau simpelnya, berada di situasi yang ‘salah’ dan tidak kalian inginkan atau tidak pernah terpikirkan sebelumnya? 

Kuliah memang ga semudah bagaimana yang ditampilkan di FTV. Ga bakal ada tiba2 jatuh di koridor tabrakan sama cowo, buku-buku berserakan lalu saat kita buku diambil satu-persatu, tangan kita gak sengaja bersentuhan dengan tangan lelaki ganteng yang tidak sengaja menabrak kita, terus kenalan, jadian, putus eh balikan lagi. Kuliah ga semudah dateng ke kampus, nongkrong-nongkrong cantik, pulang, liburan terus wisuda. GAK! Gak pernah ada kuliah semudah itu. Tapi kuliah bisa terasa lebih mudah dan menyenangkan. How? Kuliah di tempat yang sesuai minat bakat, punya teman yang nyambung sama kita dan punya wadah untuk menampung hobi dan pikiran. 
Disini aku ga bakal cerita tentang orang lain. Aku hanya bakal cerita tentang diriku sendiri. Dari aku kecil dulu, cita-cita yang terlintas di pikiran cuma satu. Jadi dokter. Belum ada …

Tentang Mimpinya

“Feb. kan salah satu keinginan kau, jadi mahasiswa farmasi udah tercapai nih, nah untuk selanjutnya kedepan bakal gimana?”
“gini, Riz. Aku Inshaallah bakal nyelesain S.Farm tahun 2018, lanjut profesi apoteker 1 tahun. Begitu lulus Apt, mau nyari kerja dulu di perusahaan obat atau makanan. Nyari pengalaman dulu. Kumpulin uang, beli motor, mobil, baru nikah. Setelah nikah baru mencoba buat apotek sendiri. Nah yang aku suka dari jadi seorang apoteker, kita gak harus selalu stand by 24 jam di apotek. Pagi tanda tangan di daftar obat apa aja yang ada hari itu, siang kerja di perusahaan obat atau makanan besar, sore pulang dulu ngecek apotek, baru lanjut sampai malam jadi dosen ngajar di ekstensi.” “terus waktu buat anak istrinya kapan?” “ya malem setelah aku pulang kerja lah, Riz. Karena aku tau aku bakal sibuk sepanjang hari, hari sabtu atau minggu bakal aku kosongin khusus buat keluarga.” “terus..siapa orang yang kau pengen jadi istri kau?” “ya yang bisa ngertiin aku. Yang bisa ngertiin kesib…

a super short trip