Jumat, 27 Maret 2015

a super short trip

Hai. Udah lama banget ga nulis di blog ini. Kayaknya udah banyak banget hal keren yang sudah terlewatkan dan selalu lupa dan mager buat nulis di blog ini. Salah satunya adalah…liburan (super singkat) dengan beberapa anak HIMAJA.

Jadi, beberapa minggu yang lalu, para HIMAJA-ers (Himpunan mahasiswa asal Jambi yang kuliah di UNPAD) berencana buat liburan singkat sebelum hecticnya kuliah dimulai. Dimulai dengan menentukan tujuan destinasi. Ada yang menyarankan Tebing Keraton, Bukit Moko, Ciater dan lain-lain. Setelah diskusi yang panjang di grup, ada dua opsi pilihan. Yang pertama, mandi air panas di Ciater, dan yang kedua mandi air panas di Ciater + bukit moko. Tapi karena Bukit Moko dan lembang (katanya) jauh, maka kami semua memutuskan untuk hanya pergi ke pemandian air panas di Lembang. Fiksasi tanggal, tujuan dan jam berangkat akhirnya diputuskan kalau kita pergi sabtu malam (lupa tanggal berapa) dan pulang ke Jatinangor lagi minggu pagi/siang.

Mobil disewa jam 10 malam. Aku, Febri, Andre, Reja, Anug, Hamam dan Aldino sudah stand by di kosan Aldino dari jam 9. Sementara Fadhil, Popy, Yoan, Yana, Agi, Momok, Haekal menunggu di kosan fadhil (kalau ngga salah). Jam 10, kami pergi ke tempat rental mobilnya dan memulai perjalanan yay! Karena Jatinangor sedang macet PARAH disebabkan hujan dan banjir, kami baru masuk tol jam sebelas lewat. Perjalanan kurang lebih satu jam, kami janjian bertemu dengan Arif, Rizkur, Raja, Dimas, Bela dan Sesyi di depan UPI. Baru setelah itu kami beriringan menuju ke pemandian air panas. 1 jam perjalanan, melewati jalan yang berkelak-kelok dan curam, kami sampai di Gracia Hot Spring Water dengan membayar biaya masuk sebesar Rp. 65.000/org. Di bayanganku, jam satu tengah malam, pemandian air panas ini sepi, perempuan dan laki-laki dipisah atau setidaknya satu rombongan mendapat satu kolam air panas. Tapi ternyata aku salaaah. Malam itu, kolam sangaaat ramai. Mulai dari laki-laki, perempuan, muda, setengah baya dan tua. Kaget sih, tapi yaudahlah ya kan kita sama-sama bayar. Setelah menemukan spot yang pas, kami semua pun turun berendam kecuali Yana. Banyak hal yang kami tertawakan saat berendam. Ngga kerasa, jam sudah menunjukkan pukul setengah empat subuh. Tidak ingin mendapati kulit kami makin kisut, kamipun naik dan bersantai sejenak sebelum bilas dan ganti baju. Jam 5, setelah semua selesai bersalin, kami pun melanjutkan perjalanan kembali. Wacana awal adalah ingin liat sunrise di kebun teh di sepanjang jalan. Tapi karena keadaan masih sangat gelap, bensin yang sudah mulai habis dan azan subuh mulai berkumandang, kami memutuskan untuk pergi ke musholla terdekat untuk solat subuh. selesai solat dan mengisi bensin, kami mencari tempat tujuan untuk melanjutkan perjalanan yang tidak jauh dari Lembang agar tidak makan waktu. Setelah googling, tanya sana-sini, kami pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Taman Ir. H. Juanda di Dago Atas. Sebagian tertidur sampai tujuan. Sesampainya kami disana, dan dengan membayar Rp. 12.000/org, kami memulai ‘petualangan’. Berjalan kaki sepanjang sekian ratus meter, tibalah kami di Goa Jepang dan Goa Belanda yang lumayan…….menyeramkan (menurutku). Kami menjelajahi seisi goa dengan modal penerangan seadanya. Meskipun tidak ada hal aneh terjadi, tetapi keadaan goa sangat gelap walaupun di luar terang benderang. Awalnya, kami ingin berjalan sampai Tebing Keraton atau Air Terjun, tapi berjalan ke Tebing Keraton agak susah jika ditempuh jalan kaki dan juga perjalanan ke Air Terjun yang masih sangat jauh (sekitar 4KM lagi), kami memutuskan untuk menyudahi perjalanan kami. Pulang ke Jatinangor dengan keadaan tak sadarkan diri (baca: tepar). Febri cerita kalau hanya dia satu-satunya orang yang (harus tetap) bangun sepanjang perjalanan. Aku yang awalnya menemani Febri menyetir mobil hanya sanggup menemani sampai Dago. Setelah lewat Dago, bablaaaas tidur dan tiba-tiba sudah di gerbang tol cileunyi! Setelah mengembalikan mobil ke tempat sewa, kami sarapan di Ciseke. Sebagian memesan lontong kari, kupat tahu dan sisanya bubur ayam. Seusai makan kami pun pulang ke kosan masing-masing dan langsung temu kangen dengan kasur yaaay!!

That was an amazing trip. Semoga ada trip selanjutnya dan lebih ramai yaaa yuhuu!!