Langsung ke konten utama

Tentang Jodoh, Menurut Saya.


Semua orang mengatakan, jodoh adalah rahasia Tuhan yang telah Dia tuliskan di Lauhul Mahfudz bahkan sebelum seorang anak manusia dilahirkan. Tentang si A yang telah ditakdirkan berjodoh dengan B dan juga sebaliknya. Banyak memang suami istri yang tetap bersama hingga ajal menjemput mereka. Aku percaya mereka yang menghabiskan waktu bersama sampai dipisahkan oleh maut adalah mereka yang saling berjodoh dan telah menemukan masing-masing. Tetapi, bagaimana tentang orang yang dijemput ajal bahkan sebelum mereka menikah? Bagaimana dengan orang yang memutuskan untuk tidak menikah sampai akhir hayat mereka? Dan bagaimana dengan orang yang memilih untuk bersama dengan sesama jenis sebagai jalan hidupnya?

Apakah sebenarnya Tuhan telah menghadirkan jodoh mereka disaat mereka akhirnya memutuskan untuk tidak menikah atau memiliki hubungan dengan sesama jenis? Sehingga Tuhan-pun memilihkan orang lain sebagai jodoh dari mereka yang (calon) pasangannya lebih memilih jalan hidupnya sendiri? Entahlah.

Di saat menghadiri pesta pernikahan atau sekedar melihat foto pernikahan di media sosial, aku masih suka bertanya-tanya. Apakah mereka telah memilih orang yang tepat satu sama lain dan akan berjodoh sampai akhir hidup mereka. Bahkan aku masih suka bertanya-tanya dalam hati. Apakah aku dan seseorang yang sekarang aku anggap dan inginkan sebagai jodohku kelak akan benar-benar menikah dan berjodoh? Aku, kita semua tentu berharap begitu. Orang yang disayangi dan dicintai dapat menjadi jodoh kita sampai akhir kelak.


Aamiin. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

my high school buddies and their first destination!

mau coba ngedata dimana aja anak DIE melanjutkan studi mereka. acak soalnya aku gak hapal absen and correct me if im wrong :)

1. ABDUL HASIB WIBISONO = Perminyakan,  Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jogja
2. ADRA UTAMI SALFIERIATY = PPA BCA
3. AGA FIR IKBAR = Teknik Mesin, Universitas Sriwijaya
4. AMRINA ROSADA = AKPER GAPU, Jambi
5. ANNIDA RANI CHAIRUNNISAH = Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Jambi
6. APRILISA ISWAHYUNI = Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahma
7. BUCHDIYAN = BINUS, tapi kemarin terakhir dengar bucek diterima di ITS. (gatau fakultas apa _--_)
8. CHESSY NABILA =  Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Jambi
9. FADHLAN MAULANA = Psikologi, Universitas Jambi
10. FADHOL YUDHAGAMA = Teknik Sipil, Universitas Islam Indonesia, Jogja
11. ELENA PUTRI = Pendidikan Kimia, Universitas Jambi
12. DWI RIFANDI = Pertambangan, Universitas Sriwijaya
13. INDAH MEDIANTI = Desain Interior, ITENAS
14. M. AGUNG PRASETYO = Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya
15. LISA TRI AYU…

Akhirnya Sampai di The Lodge Maribaya.

Haai! Jadi, kemarin (selasa, 6 desember 2016) Febri tiba-tiba ngeline nanyain aku beres kuliah jam berapa. Karena kemarin aku cuma 2 kelas dan selesai sekitar jam 11, dia tiba-tiba aja bilang “kelar kau kelas, jalan aja yuk. Bosen nih.” Hmm hehee Rizka sih ngikut2 aja kan ya, Feb. yaudah.. kelar kelas, ketemuan di ATM center, terus ke kosan aku bentar ngambil monopod kamera dia. Di jalan menuju kosan, Febri bilang “aku mau nunjukin sesuatu. Yang sangat berguna buat kau. Tapi nanti bae, habis ambil monopod.” Yaudah kan rasa penasarannya ditahan dulu. Begitu aku turun lagi sesudah ngambil monopod, di teras kosan dia bilang lagi “liat sana dulu, aku keluarin sesuatu yang sangat berguna untuk kau.” Begitu aku balik badan lagi, dan ternyata yang dia pegang adalah……. Tas untuk kamera dia. YA. Sangat berguna buat aku, Feb :) sebel kan ya ternyata dia diem-diem belanja  online tas kamera itu :/ WKWKWK
Sekitar jam 12, begitu selesai beres-beres isi TAS kamera BARU, kami pergi ke Bandung. Ya se…

Thanks, dude.

We haven't meet for years. but when I said I want to share my heart-breaking (at least for me) story, he quickly say "okay i'll pick you up tomorrow at 4 P.M. where are we going? But if tomorrow you or me can't make it, let's just have a video call."
Nothing special between us. Just friend, but I'm happy to share my story with him. At least, as a man, he didn't judge me for being too fool because that toxic relationship. 
Thanks, dude.